Tanpa kehadiran Matt Damon, ‘The Bourne Legacy’ masih tetap seru dan menegangkan. Recommended movie this year!
Setelah gagal mengatasi pembangkangan agen Treadstone dan Blackbriar, Jason Bourne, CIA mulai mencari cara untuk “cuci tangan” dari misi rahasia yang membuat beberapa petingginya diinvestigasi FBI. Imbasnya adalah dihentikannya misi rahasia lainnya yang diberi nama Outcome. Para agen Outcome di seluruh dunia pun dihabisi.
Namun seperti halnya Bourne, Aaron Cross (Jeremy Renner) alias si ‘Number 5′ juga membangkang. Dibantu oleh ilmuwan cantik, DR Martha Shearing (Rachel Weisz), Cross berjuang untuk memperpanjang nyawanya.

Secara saya penikmat seluruh trilogi Bourne, tidak terlalu besar ekspektasi bahwa film ini akan menyamai keseruan film-film sebelumnya. Apalagi jika mengingat sosok Damon tidak bermain lagi di sini.
Usaha sutradara/ penulis skenario Tony Gilroy untuk memasukkan wajah baru sebagai pengganti Damon sebetulnya lumayan. Ceritanya juga sangat membantu penonton untuk mengingatkan kembali koneksi dengan film sebelumnya. Hanya, jika dibandingkan dengan film-film Bourne karya Paul Greengrass, Gilroy sepertinya masih harus berusaha lebih keras guna mendapatkan penggemar baru.
Gimana ya? Pengambilan gambar lewat satu kamera yang bikin pusing di ‘Bourne Ultimatum’ ternyata ngangenin. Dan formula cerita yang mirip dengan Bourne sebelumnya membuat film ini tidak menimbulkan efek surprise. Ditambah, plot yang begitu lambat di awal film membuat saya nyaris tertidur di bioskop.
Untung plot tidak selamanya datar. Perburuan yang melibatkan teknologi tinggi di pegunungan bersalju Alaska sampai puncaknya adegan kejar-kejaran dengan motor di jalanan kota Manila berhasil membuat saya enggan beralih dari layar.
Selama kejar-kejaran bertensi tinggi di jalanan Manila, saya bertanya-tanya “apakah adegan ini diperankan oleh stuntman?”. Sangking bahayanya. Tapi dari IMDB disebutkan Renner melakukan adegan-adegan tersebut sendirian. Wow! Kredit plus lagi buat pemeran Hawkeye di film ‘The Avengers’ ini.
Film-film Bourne versi Renner tetap berpotensi mendapatkan penggemar baik baru maupun lama. Namun dengan catatan, ada pengembangan cerita sehingga menimbulkan efek surprise berikutnya.
Bagaimanapun, sebagai sebuah entertainment, film ini oke kok.
Selamat menonton!






eh, gak ada Mat Damon yah?
Aku cuman sempet nonton yang 1 nya doang, ehm, waktu dia amnesia gituh yah?
Nonton film yang jalan ceritanya complicated suka bikin ikutan mumet gituh…ehm…nonton drama korea aja yuk…hihihi…
eh, ituh barusan moderasi yah mba ?
Ato ilang komen nya yah?
nggak ada matt damon mba
duluu pernah hobi banget nonton drama korea, diantaranya endless love yang bikin mewek itu lah, tapi skr udah nggak pernah lagi karena bingung yaa, kebanyakan, jd susah milih yang harus ditonton :)))
moderasi mbaa