• 3

    Aug

    Review 'Pixels': Bernostalgia Bareng Super Hero Kocak

    Dari pertama nonton trailernya di bioskop, saya sudah bilang ke suami “kita nonton ya film ini!”. Walau akhirnya kami agak telat nontonnya, tapi pada akhirnya cukup puas menonton kisah super hero yang kocak dan tidak biasa.  Pixels berkisah tentang 3 orang sahabat yang pada masa kecilnya doyan banget bermain game dan menghabiskan waktu di arcade (kalau di Indonesia dikenal dengan dingdong). Yang pertama adalah Brenner (Adam Sandler), Ludlow (Josh Gad) dan Cooper (Kevin James). Beranjak dewasa, ketiganya menjalani profesi yang berbeda-beda. Setelah nyaris jadi juara dunia game, Brenner dewasa sebagai tukang pasang perlengkapan elektronik, Ludlow jadi penggemar teori konspirasi dan Cooper –paling sukses diantara ketiganya– menjadi Presiden Am
  • 14

    Jun

    Review 'Man of Steel': Kembalinya Sang Superman

    Man of Steel merupakan film pertama franchise Superman setelah kurang lebih 7 tahun. Sebagai sebuah film yang sudah banyak dinanti orang film ini meninggalkan beragam kesan. Jalan cerita Di sebuah planet bernama Krypton Jor-El dan istrinya, Lara, menyambut kelahiran putra mereka, Kal-El, dengan perasaan gembira sekaligus cemas. Cemas, karena saat bersamaan planet yang mereka huni sedang diguncang prahara akibat bencana alam dan kudeta yang dilakukan oleh Jendral Zod. Demi menyelamatkan Kal-El dari tangan Zod yang kejam, Jor-El mencuri pusaka Krypton dan “menitipkannya” kepada sang putra yang dikirim ke bumi. Zod yang bangkit kembali dari periode pengasingannya kemudian bersumpah untuk menemukan dan menghancurkan Kal-El. Sementara di bumi Kal-El, yang diasuh pasangan Jonat
  • 24

    Jul

    Review 'The Dark Knight Rises': Lebih Dari Sekedar Film Superhero

    ‘The Dark Knight Rises’ (TDKR) merupakan akhir dari trilogi Batman karya Christopher Nolan. Selayaknya sebuah akhir, film ini menyuguhkan klimaks yang dibumbui drama sekaligus aksi yang cukup menghibur. Dalam TDKR, Batman (Christian Bale) kembali beraksi setelah hiatus panjang sebagai superhero. Kembalinya tokoh yang disimbolkan dengan kelelawar ini, setelah kelompok yang dipimpin pembunuh bayaran bengis bernama Bane (Tom Hardy) menebar teror di kota Gotham. Bane melancarkan aksinya lewat jaringan bawah tanah, dan puncaknya, mengambil alih proyek bom nuklir yang tengah dikerjakan Miranda Tate (Marion Cotillard) dan Bruce Wayne untuk kemanusiaan menjadi alat untuk menghancurkan kota Gotham. Batman berjibaku melawan keputusasaannya untuk menghadapi Bane. Tapi di
  • 14

    May

    Review 'The Avengers': Superhero Juga Manusia

    Apa jadinya jika enam superhero berkumpul dalam satu tempat dan sama-sama berjuang melawan kejahatan? Penuh konflik atau tetap kompak? Temukan jawabannya di ‘The Avengers’. The Avengers merupakan proyek ambisius Nick Fury (Samuel L. Jackson) dan organisasi penjaga perdamaian dunia yang dikenal dengan nama S.H.I.E.L.D. Proyek ini bertujuan untuk mengumpulkan sejumlah superhero dengan tujuan untuk bersama-sama mengatasi ancaman dari Loki, superhero dengan kekuatan luar biasa dari planet lain, dan pasukannya. Superhero yang dikumpulkan S.H.I.E.L.D diantaranya Iron Man (Robert Downey Jr), The Hulk (Mark Ruffalo), Thor (Chris Hemsworth), Hawkeye (Jeremy Renner), Black Widow (Scarlett Johansson) serta Captain America (Chris Evans). Namun tidak mudah menggabungkan berbagai kekuatan
  • 7

    Feb

    Review 'The Green Hornet': Cerita Kepahlawanan yang Membumi

    Satu lagi cerita kepahlawanan yang berangkat dari kisah yang membumi. Untuk hiburan lumayan. Britt Reid (Seth Rogen) adalah putra seorang konglomerat media yang menghabiskan kesehariannya untuk berfoya-foya bersama banyak perempuan. Namun segalanya berubah setelah ayahnya ditemukan tewas. Britt yang memiliki hubungan buruk dengan sang ayah semasa hidupnya tiba-tiba diserahi tanggung jawab untuk memimpin perusahaan media besar, The Daily Sentinel. Berawal dari sebuah peristiwa iseng di suatu malam, Reid dibantu oleh montir serba bisa, Kato (Jay Chou), tak sengaja menciptakan tokoh jagoan misterius yang mereka namai Green Hornet. Green Hornet tak seperti tokoh jagoan pada umumnya. Dia memang kerap beraksi untuk tujuan baik, tapi di hampir setiap aksinya Green Hornet juga selalu menyisakan
  • 7

    Jun

    Iron Man 2: Saat Teknologi Jatuh ke Tangan yang Salah

    Dalam satu kalimat singkat: film kedua ini tidak sehebat yang pertama. Entah karena tidak sesuai ekspektasi, atau juga karena ceritanya kurang memikat. Setelah identitasnya terkuak di Iron Man I, Tony Stark menghadapi tantangan dewan keamanan nasional. Dewan yang disetir oleh produsen senjata saingan Stark, Justin Hammer, menginginkan pemaparan informasi teknologi dari kostum baja yang dikenakan Iron Man. Demi menghindarkan Stark dari hukuman penjara karena penolakannya untuk berbagi informasi, James Rhodes terpaksa ‘mencuri’ salah satu versi kostum baja Iron Man untuk dipelajari. Namun tindakannya berbuah petaka, karena kostum tersebut justru dicuri oleh Hammer. Dibantu oleh Ivan Venko, yang membenci Stark karena masa lalu, Hammer punya niatan buruk membuat pasukan robot ya
  • 26

    Apr

    Watchmen

    Aduh, ini film apa, sih!? Begitu seruan teman gue di hampir sepanjang film yang kami tonton di bilangan Jaksel akhir pekan lalu itu. Dan gue pun nggak bisa nahan ketawa. Buat para penggemar Watchmen, baik komik maupun filmnya, gue minta maaf karena menurut gue film ini adalah film superhero teraneh, terumit dan paling enggak favorit. Film yang berdurasi kurang lebih 3 jam ini (yes, prepare your snacks and drinks!) diawali dengan adegan pembunuhan seorang pria paruh baya yang tidak lain adalah pensiunan (:p) superhero ber-nick name The Comedian, pada suatu malam di New York. The Comedian ini adalah anggota Watchmen, kumpulan superhero yang beranggotakan kurang lebih 10 orang (gue lupa tepatnya). Namun tak seperti superhero kebanyakan, sebagian besar anggota Watchmen adalah manusia
  • 14

    Jul

    Hancock

    Tertarik dengan ceritanya yang lain dari biasanya, penasan bener gue nonton Hancock. Tapi setelah dilihat Iron Man masih film superhero terkeren versi gue. Hancock? Lumayan saja. John Hancock adalah nama seorang laki-laki yang dianugerahi kekuatan super. Dia bisa terbang, berotot baja dan tak tembus peluru. Tapi nggak seperti Superman, manusia super ini punya banyak kekurangan. Salah satunya doyan mabuk2an dan ceroboh saat melakukan aksinya. Kecerobohan Hancock bahkan membuatnya “didemo” masyarakat hingga berbuah penjara. Dibantu oleh Ray Embrey, seorang PR perusahaan kenamaan yang nyawanya ditolong Hancock di atas rel kereta api, manusia super ini pun mencoba memperbaiki reputasinya. Di saat itulah Mary Embrey, istri Ray, mencuri perhatian Hancock. Namun siapa sangka peremp
-

Author

Moviegoers. Writer. Enjoying life in a fast lane.

Follow Me

Search